Main Article Content

Abstract

 


Asuhan keperawatan merupakan suatu proses yang dilakukan oleh seorang perawat dalam mengaplikasikan ilmu keperawatan secara sistematis, terstruktur serta terintergratif. SDKI, SIKI dan SLKI merupakan suatu pedoman terstandar yang dikeluarkan pertama kali oleh persekutuan perawat nasional Indonesia atau PPNI sejak 6 tahun lalu. Indonesia timur sendiri merupakan wilayah indonesia yang terdiri dari berbagai pulau - pulau menyebabkan penyebaran informasi dan pengembangan suatu pembaharuan terkesan sedikit lebih lama jika di bandingkan dengan Indonesia bagian barat dan itu sangat terlihat dalam hal sosialisasi dan penerapan SDKI, SIKI dan SLKI di Rumah Sakit Sumber Hidup. Jumlah perawat pelaksana secara keseluruhan pada Rumah Sakit Sumber Hidup sebanyak  38 orang yang terdiri dari D3 sebanyak 28, S1 sebanyak 3 orang dan Ners sebanyak 5 orang  Rumah Sakit Sumber Hidup memiliki 4 unit perawatan rawat inap yang terdiri dari Ruangan Atalia, Ruangan Ezra, Ruangan Bapasa dan Ruangan Yabes. Sebagai bukti pelaksanaan proses keperawatan yang diberikan diperlukan suatu pendokumentasi yang terstruktur dan terstrandar sebagaimana tertahap dalam proses keperawatan atau dapat menjawab kebutuhan asuahan keperawatan yang diberikan. Format NCP pada diagnose keperawatan yang digunakan perawat di ruangan rawat inap masih digabungkan dengan Assesment bagian akhir pengkajian keperawatan). Demikian masalah yang di hadapi mitra antara lain:1. Perawat Rumah Sakit Sumber Hidup belum pernah menerima sosialisasi terkait SDKI, SIKI dan SLKI dari PPNI secara langsung atau di wakili serta secara internal,2. Belum adanya rencana Rumah Sakit Sumber Hidup atau bidang terkait dalam menerapan SDKI, SIKI dan SLKI pada NCP Dokumentasi Asuhan Keperawatan.

Keywords

Format Dokumentasi SDKI SIKI SLKI

Article Details

How to Cite
Talahatu, O., J Wakanno, G. ., Manuhutu, F. ., & Tomasila, G. . (2023). IMPLEMENTASI SDKI, SIKI DAN SLKI DALAM FORMAT NCP DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT SUMBER HIDUP KOTA AMBON. LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 190–199. https://doi.org/10.53860/losari.v5i2.188

References

  1. Atmanto AP, Aggorowati A, Rofii M. Efektifitas Pedoman Pendokumentasian Diagnosa Dan Intervensi Keperawatan Berbasis Android Terhadap Peningkatan Mutu Dokumentasi Keperawatan Di Ruang Rawat Inap. J Keperawatan dan Kesehat Masy Cendekia Utama. 2020;9(1):83. DOI: https://doi.org/10.31596/jcu.v9i1.517
  2. Awaliyani VA, Pranatha A, Wulan N. Pengaruh Penggunaan Buku Sdki, Slki Dan Siki Terhadap Peningkatan Pengetahuan Perawat Dalam Membuat Dokumentasi Keperawatan Berbasis Sdki, Slki Dan Siki Di Rumah Sakit Kmc Kuningan Tahun 2021. J Nurs Pract Educ. 2021;2(1):22–32. DOI: https://doi.org/10.34305/jnpe.v2i1.334
  3. Kartini M, Rahmawati E. Efektivitas Pelatihan Dokumentasi Keperawatan terhadap Pengetahuan Perawat Mengenai SDKI, SLKI, dan SIKI (The Effectiveness of Nursing Documentation Training on Nurse's Knowledge about SDKI, SLKI, and SIKI). S.Jurnal Kesehatan.2022:11(1): 2721-8007 DOI: https://doi.org/10.46815/jk.v11i1.78
  4. Kusumaningrum PR. Penerapan 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dalam Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit. J Abdi Masy Indones. 2022;2(2):577–82. DOI: https://doi.org/10.54082/jamsi.293
  5. Manurung M, Sianipar C, Silalahi V. Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pendokumentasian Keperawatan di RSUD Porsea. Jurnal Keperawatan Cikini.Tahun 202:4(1):15-23.
  6. PPNI. Standar Diagnosa Kperawatan Indonesia. (SDKI) (III). Jakarta. 2017
  7. PPNI. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (1st ed.). Jakarta. 2018
  8. PPNI. Standar Luaran Keperawatan Indonesia. TIM POKJA SLKI DPP PPNI. 2019